ANALISIS
MENGENAI KEUNGGULAN DAN KELEMAHAN SUDUT PANDANG FILSAFAT ILMU
Laporan ini akan
membahas analisis
isi
dari
skripsi karya
Elia,
yang berjudul ”Peningkatan
Kecerdasan Naturalistik Anak Usia TK Melalui Metode Pembelajaran
Inkuiri Dengan Memanfaatkan Sumber Belajar Lingkungan Buatan”.
Skripsi
ini termasuk
hasil penelitian deskriptif yang diterapkan pada salah satu sekolah
taman kanak-kanak yaitu PG TK Islam Mutiara Hati pada tahun ajaran
2008-2009 yang ada di Bandung, skripsi ini merupakan dari program
studi PGPAUD.
Laporan
analisis
dari
skripsi ini
menjabarkan tentang keunggulan
dan kelemahan isi dari setiap Bab dimana bab pertama mencakup
pendahuluan yang
menjelaskan mengenai latar belakang masalah, perumusan masalah dan
pertanyaan dari penelitian, tujuan dari penelitian, manfaat
penelitian, dan penjelasan istilah dari (1) Kecerdasan
naturalistik anak usia TK, (2) Metode pembelajaran inkuiri, dan (3)
Sumber belajar lingkungan buatan. Dan
mengenai metode penelitian yang digunakan pada laporan skripsi ini.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas (PTK).
yang pada prosesnya penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam
tiga siklus yaitu: pertama mengetahui keadaan objektif sebelum
dilakukan tindakan, kedua melakukan tindakan serta mengetahui kendala
yang dihadapi, dan ketiga mengetahui hasil setelah dilakukan
tindakan.
Yang mana keunggulan
dari bab pertama ini
adalah setiap penjabaran
dimulai dari penejelasan yang mengerucut yaitu dari hal yang umum
atau luas kepada hal yang khusus. Dan kelemahannya adalah belum
tergambar dengan jelas bagaimana pentingnya
kecerdasan naturalistik ini
memengaruhi
pada perilaku anak.
Kemudian
bab kedua skripsi
ini
mengenai kajian
dari teori-teori
yang melandasi
penelitian ini yaitu penjelasan mengenai konsep kecerdasan jamak,
konsep kecerdasan naturalistik, konsep metode
pembelajaran
inkuiri, dan konsep sumber
pembelajaran
berdasarkan pada lingkungan buatan. Yang
mana keunggulannya adalah setiap konsep teori sudah mencakup luas dan
holistik, kelemahannya adalah teori-teori tersebut belum tentu dapat
sesuai
dengan
aplikasi
di
lapangan.
Bab
ketiga mengenai penjelasan dari metodologi penelitian pada
laporan skripsi ini yang mana menggunakan metode penelitian tindakan
kelas yang
mengkombinasikan prosedur penelitian dengan tindakan substantive,
suatu tindakan yang dilakukan dalam disiplin inkuiri, atau suatu
usaha seseorang untuk memahami apa yang sedang terjadi, sambil
terlibat dalam sebuah proses perbaikan dan perubahan (Rochiati,
2005:11).
Sedangkan Kemmis
dan Taggart (Aldjon, 2004:48) menyatakan bahwa penelitian tindakan
kelas adalah suatu upaya mengujicobakan ide-ide guru di dalam kelas
kedalam praktek untuk memperbaiki atau merubah sesuatu agar
memperoleh dampak nyata dari situasi, sehingga penelitian ini
merupakan penelitian reflektif diri secara kolektif dilakukan atau
peneliti dalam situasi sosial dalam rangka meningkatkan penalaran dan
keadilan praktek pendidikan.
Bab
empat menjabarkan mengenai pembahasan pada penelitian yang dilakukan
dan analisis hasil data yang diperoleh setelah melakukan tindakan
kelas tersebut, kelebihan dari bab empat ini adalah penerapan teori
dan praktek mengenai kecerdasan naturalistik yang mana pada
kegiatannya di integrasikan pada pembelajaran di kelas, kemudian
kelemahan pada bab empat ini adalah proses
pembelajaran yang masih
berpusat
pada guru, tidak sesuai dengan salah satu karakteristik belajar anak
usia taman kanak-kanak, yaitu anak belajar secara alamiah. Dalam
pembelajaran seharusnya aktivitas serta kesempatan anak untuk
berinteraksi dengan teman dan lingkungan sekitar tidak dibatasi
dengan aturan-aturan yang kaku, sehingga anak belajar memperoleh
pengetahuan-pengetahuan yang baru dan bermakna dengan caranya
sendiri.
Bab
kelima mendeskripsikan hasil dari kesimpulan dan saran dari peneliti
yang mencakup
pada landasan dari keseluruhan tindakan yang telah dilakukan oleh
peneliti yang mana kelebihannya adalah hasil dari tindakan kelas ini
berdampak positif pada hasil belajar anak yang artinya penelitian
berhasil meningkatkan kepekaan dan kepedulian anak pada lingkungan
yang disebut dengan kecerdasan naturalistik. Kemudian kelemahannya
adalah saran dan kritik pada bab
kelima
ini harus di kemukakan kepada guru yang bersangkutan ketika peneliti
melakukan penelitian agar ada timbal balik dari pembelajaran yang
akan dilakukan sehingga dapat lebih
mendukung
pada peningkatan pembelajaran anak.
Comments
Post a Comment